Hidup Sekali Hiduplah yang Berarti. Selalu Memaksimalkan Waktu dengan Baik dan Memanfaatkan Peluang Puisi untuk Negeri- BANGSAKU | Puisi, Cerpen, Artikel, dan Sastra

Sabtu, 28 Februari 2015

Puisi untuk Negeri- BANGSAKU


Ketika cahaya mentari tak lagi nampak
Petir bergelegar gemparkan jagat raya
Hancurkan pemandangan nan elok
Tiada daya tuk menghindar semua percuma
Alam bersaksi siksa tiada henti
Kemurkaan yang berujung pedih
Penuh dera kekejaman tiada usai
Hati menjerit meratapi takdir hidup yang tak bertepi
Kecewa....hanya kecewa...
Perjuangan yang tiada henti
Kini tiada guna, tak berarti
Negri yang dicintai........
Kini tiada arti
Manusia merusak seluruh alam jagat raya
Tak berperasaan, tak berprikemanusiaan
Indonesia menangis...
Tiada yang pedulikan
Hutan, gunung, sawah, lautan kini tlah ternodai
Rakyat menjajah bangsanya sendiri
Pemimpin menindas rakyatnya
Pejaebat hancurkan negrinya
Merah putih bersedih.....
Rakyat menderita
Tiada guna segala perjuangan bunga bangsa
Nyawa, harta, jiwa dan raga yang tlah di korbankan
Tiada yang hargai...
Bambu runcing pembela negri
Menjerit meratapi segala yang terjadi
Tiada lagi kedamaian
Tiada lagi ketenangan
Yang tersisa hanya duka nestapa yang tiada henti
Ku menangis untuk negriku
Ku menangis untuk bangsaku

Ku berjuang tuk INDONESIA ku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar